Ketika Para Kiai Marah: Cawe-cawe di Balik Gejolak, SK dan Islah PPP | WAWANCARA EKSKLUSIF

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO - Suara keprihatinan dan amarah kini terdengar dari kalangan para kiai dan ulama di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mereka menyoroti dinamika internal partai yang kian panas sejak Muktamar X Ancol, terbitnya SK Kepengurusan baru dari Menteri Hukum, proses Islah antara dua kubu, hingga dugaan adanya cawe-cawe pihak luar di balik gejolak politik PPP.

“Yang saya tahu, para kiai marah. Hati-hati kalau para kiai sudah marah, mengangkat tangannya bermunajat kepada Allah. PPP itu isinya ada politisi, ada Ulama dan Kiai,” ujar Ketua Mahkamah PPP periode 2020–2025, Ade Irfan Pulungan dalam wawancara eksklusif di Studio Tribunnews, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Menurutnya, kemarahan para kiai bukan sekadar reaksi politik, tapi seruan moral untuk mengingatkan partai agar kembali ke akar perjuangannya.

“PPP bukan hanya enam orang yang hari ini memegang SK Islah. Isinya ada para kiai, para ulama,” tegasnya.

Ulama yang Ingin Menyapa Presiden

Ade Irfan mengungkap para kiai dan ulama di tubuh PPP, telah berulang kali berupaya bersilaturahmi dengan Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan keresahan mereka terhadap dinamika di internal partai.

Namun, hingga kini, surat dan permintaan audiensi itu belum juga direspons.

“Para kiai ini sudah beberapa kali mengirim surat, ingin bersilaturahmi kepada Presiden Republik Indonesia. Tapi sampai hari ini belum direspons,” jelasnya.

Bagi mereka, PPP bukan sekadar partai politik, tetapi sarana dakwah dan perjuangan umat yang dibangun dengan darah, keringat, dan doa para ulama.

Maka, ketika arah dan keputusan partai dianggap menyimpang dari nilai-nilai luhur itu, suara peringatan pun tak bisa dibendung.

Saksikan wawancara eksklusif lengkapnya hanya di Kanal Youtube Tribunnews !

Program: Wawancara Eksklusif
Host: Apfia Tioconny Billy
Editor Video: Ridho Hendrikos
Crew Studio: Akbar Permana Putra, Sondy Jumiadi
Uploader: Srihandriatmo Malau Receive SMS online on sms24.me

TubeReader video aggregator is a website that collects and organizes online videos from the YouTube source. Video aggregation is done for different purposes, and TubeReader take different approaches to achieve their purpose.

Our try to collect videos of high quality or interest for visitors to view; the collection may be made by editors or may be based on community votes.

Another method is to base the collection on those videos most viewed, either at the aggregator site or at various popular video hosting sites.

TubeReader site exists to allow users to collect their own sets of videos, for personal use as well as for browsing and viewing by others; TubeReader can develop online communities around video sharing.

Our site allow users to create a personalized video playlist, for personal use as well as for browsing and viewing by others.

@YouTubeReaderBot allows you to subscribe to Youtube channels.

By using @YouTubeReaderBot Bot you agree with YouTube Terms of Service.

Use the @YouTubeReaderBot telegram bot to be the first to be notified when new videos are released on your favorite channels.

Look for new videos or channels and share them with your friends.

You can start using our bot from this video, subscribe now to Ketika Para Kiai Marah: Cawe-cawe di Balik Gejolak, SK dan Islah PPP | WAWANCARA EKSKLUSIF

What is YouTube?

YouTube is a free video sharing website that makes it easy to watch online videos. You can even create and upload your own videos to share with others. Originally created in 2005, YouTube is now one of the most popular sites on the Web, with visitors watching around 6 billion hours of video every month.