Gandeng BPS, Menteri Bahlil Pioritaskan Integritas dan Transparansi Data

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru




TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Pusat Statistik menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pada Selasa (14/10/2025).

Penandatangan MoU ini dalam rangka sinergi tugas dan fungsi di bidang energi, sumber daya mineral, dan statistik.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan BPS mempunyai peran yang sangat penting dalam penyiapan data untuk negara.

Bahlil meminta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti agar data dari ESDM yang diolah BPS disajikan apa adanya, tanpa ada rekayasa agar terlihat lebih baik.

"Saya menyampaikan ini secara resmi memohon kepada BPS untuk menghitung karena kalau tim saya yang menghitung, nanti buat saya senang, mereka bisa poles data," kata Bahlil dalam acara penandatanganan MoU di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025).

Bahlil mengatakan ia percaya pada BPS karena lembaga tersebut merupakan satu-satunya instansi negara yang ditugaskan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penghitungan resmi di bidang statistik.

"Jadi, sekarang semuanya saya serahkan kepada BPS. Mainkan barang ini. Tolong menyajikan data yang sesungguh-sungguhnya yang sebenar-benarnya. Kalau jelek, bilang jelek. Kalau bagus, bilang bagus," ujar Bahli.

"Kalau sudah bagus, kami lanjutkan, kalau belum bagus, kami perbaiki. Nanti saya minta Pak Inspektur Jenderal [Kementerian ESDM] tolong bantu untuk menjalankan ini semuanya," sambungnya.

Dalam kesempatan sama, Amalia mengatakan BPS membutuhkan data dari berbagai sumber untuk menghasilkan data statisik yang berkualitas.

Data yang diolah BPS ini nantinya bisa bisa dimanfaatkan lebih lanjut oleh para kementerian, termasuk Kementerian ESDM, untuk merumuskan kebijakan yang berbasis data.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gandeng BPS, Bahlil Minta Diberi Data Apa Adanya: Kalau Jelek, Bilang Jelek, https://www.tribunnews.com/bisnis/7741681/gandeng-bps-bahlil-minta-diberi-data-apa-adanya-kalau-jelek-bilang-jelek.
Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Seno Tri Sulistiyono



(Tribun-Video.com)



Program: Tribunnews Update
Editor: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman



#MenteriBahlil #BPS #IntegritasData #TransparansiData #DataIndonesia #KerjasamaPemerintah #EkonomiIndonesia #DataTerpercaya #PemerintahanBersih #BeritaEkonomi Receive SMS online on sms24.me

TubeReader video aggregator is a website that collects and organizes online videos from the YouTube source. Video aggregation is done for different purposes, and TubeReader take different approaches to achieve their purpose.

Our try to collect videos of high quality or interest for visitors to view; the collection may be made by editors or may be based on community votes.

Another method is to base the collection on those videos most viewed, either at the aggregator site or at various popular video hosting sites.

TubeReader site exists to allow users to collect their own sets of videos, for personal use as well as for browsing and viewing by others; TubeReader can develop online communities around video sharing.

Our site allow users to create a personalized video playlist, for personal use as well as for browsing and viewing by others.

@YouTubeReaderBot allows you to subscribe to Youtube channels.

By using @YouTubeReaderBot Bot you agree with YouTube Terms of Service.

Use the @YouTubeReaderBot telegram bot to be the first to be notified when new videos are released on your favorite channels.

Look for new videos or channels and share them with your friends.

You can start using our bot from this video, subscribe now to Gandeng BPS, Menteri Bahlil Pioritaskan Integritas dan Transparansi Data

What is YouTube?

YouTube is a free video sharing website that makes it easy to watch online videos. You can even create and upload your own videos to share with others. Originally created in 2005, YouTube is now one of the most popular sites on the Web, with visitors watching around 6 billion hours of video every month.